Text
Penggunaan Hidden Account Instagram Sebagai Media Self Disclosure Pada Mahasiswi Penggemar K-Pop di Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk serta motivasi penggunaan hidden account Instagram sebagai media self disclosure pada mahasiswi penggemar K-Pop di Pekanbaru. Penelitian ini didasari oleh fenomena meningkatnya penggunaan media sosial, khususnya Instagram, sebagai ruang untuk mengekspresikan diri. Namun, tidak semua individu merasa nyaman menampilkan diri secara terbuka di akun utama, sehingga muncullah hidden account sebagai ruang yang lebih privat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Johari Window. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling serta teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk self disclosure yang dilakukan oleh informan di hidden account melalui Instagram story, feed Instagram, dan highlight Instagram. Mencakup pengungkapan emosi (senang dan sedih), cerita pribadi, hingga konten yang berkaitan dengan idola K-Pop mereka. Motivasi mereka menggunakan hidden account adalah untuk mendapatkan ruang yang aman, menjaga privasi, serta menghindari penilaian negatif dari orang lain. Selain itu, penggunaan hidden account juga mencerminkan perilaku komunikasi selektif, dimana mereka lebih memilih fitur story sebagai sarana komunikasi terbuka dibandingkan dengan pesan langsung (DM). Temuan penelitian ini dianalisis menggunakan teori Johari Window, self disclosure yang ditampilkan lebih memfokuskan ke wilayah tertutup (hidden area).
No other version available