Text
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Motivasi Belajar Pada Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan motivasi belajar pada siswa SMA Negeri di Kecamatan Siak Kecil. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya penggunaan media sosial di kalangan remaja yang dapat memberikan dampak positif maupun negatif terhadap motivasi belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Sampel penelitian berjumlah 177 siswa. Data dikumpulkan menggunakan skala motivasi belajar dan skala intensitas penggunaan media sosial yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Berdasarkan hasil analisis uji korelasi Spearman, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar -0,624 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan motivasi belajar. Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, maka semakin rendah motivasi belajar siswa, dan sebaliknya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi siswa, guru, dan orang tua agar dapat memanfaatkan media sosial secara bijak sehingga tidak mengganggu motivasi belajar.
No other version available