Respon Pertumbuhan Tanaman Tomat Rampai (Solanum pimpinellifolium) dengan Media Tanah PMK Merah dan PMK Kuning terhadap Aplikasi POC (Pupuk Organik Cair) Cacing
Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Universitas Islam Riau, Pekanbaru, selama empat bulan, mulai Oktober 2024 hingga Januari 2025. Tujuannya ialah untuk menilai bagaimana interaksi serta pengaruh langsung dari media tanam PMK merah serta PMK kuning mempengaruhi penerapan Pupuk Organik Cair (POC) cacing kepada pertumbuhan tanaman tomat rampai (Solanum pimpinellifolium). Kajian ini memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama ialah variasi konsentrasi POC cacing pada tanah PMK Merah dengan empat taraf, ialah konsentrasi POC cacing pada media tanam PMK Merah, yang terdiri dari empat tingkat perlakuan: 0, 5, 10, serta 15 ml per 10 l air. Faktor kedua ialah konsentrasi POC cacing pada media tanam PMK Kuning, dengan tingkat perlakuan yang sama, yakni 0, 5, 10, serta 15 ml per 10 l air. Parameter yang diamati mencakup tinggi tanaman, umur mulai berbunga, umur panen, jumlah cabang produktif, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat rata-rata buah, serta jumlah buah sisa. Data yang didapat dianalisis secara statistik, lalu dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada tingkat signifikansi 5%. Hasil kajian menampilkan bahwasanya ada respon interaksi yang signifikan antara konsentrasi POC cacing pada tanah PMK Merah serta PMK Kuning kepada seluruh parameter observasi. Perlakuan kombinasi terbaik didapat pada pemberian POC cacing sekitar 15 ml / 10 l air baik pada tanah PMK Merah maupun PMK Kuning. Selain itu, perlakuan tunggal konsentrasi POC cacing pada tanah PMK Merah juga menampilkan pengaruh signifikan kepada seluruh parameter, dengan perlakuan optimum pada konsentrasi 15 ml / 10 l air. Hal serupa juga ditemukan pada perlakuan tunggal tanah PMK Kuning, di mana konsentrasi 15 ml / 10 l air memberi hasil terbaik untuk semua parameter observasi.
No other version available