Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Evaluasi Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Sd It Bunayya
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), yang disebabkan oleh metode pembelajaran konvensional yang belum mendorong siswa untuk aktif berpikir mendalam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di SD IT Bunayya Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek pada penelitian ini melibatkan 30 siswa kelas V Uwais SD IT Bunayya Pekanbaru. Instrumen penelitian berupa lembar tes pilihan ganda serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 59,17 meningkat menjadi 79,67 pada posttest. Selain itu didapatkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang menunjukkan bahwa pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran IPAS kelas V SD IT Bunayya Pekanbaru. Observasi keterlaksanaan model PBL menunjukkan rata-rata keterlaksanaan di atas 93%, menandakan bahwa tahapan pembelajaran berjalan efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa serta mendukung keterlaksanaan pembelajaran IPAS yang lebih bermakna dan interaktif. Kata Kunci: IPAS, Kemampuan Berpikir Kritis, Problem Based Learning.
No copy data
No other version available