Text
PENGARUH INTENSITAS MELIHAT KONTEN MEDIA SOSIAL YANG POSITIF DI INSTAGRAM TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS GENERASI Z
Kesejahteraan psikologis adalah kondisi di mana individu mampu berfungsi secara optimal dalam hidupnya, mencakup penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas melihat konten media sosial yang positif dengan kesejahteraan psikologis pada dewasa muda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 200 orang dengan rentang usia 18–25 tahun, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kesejahteraan psikologis adalah Skala Kesejahteraan Psikologis Ryff, sedangkan intensitas melihat konten media sosial yang positif diukur menggunakan Exposure to Positive Social Media Content Scale. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara intensitas melihat konten media sosial yang positif dengan kesejahteraan psikologis (? = -0,954; p < 0,05). Nilai R square sebesar 0,911 menunjukkan bahwa variabel intensitas melihat konten media sosial yang positif memberikan kontribusi sebesar 91,1% terhadap variabel kesejahteraan psikologis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi intensitas seseorang melihat konten media sosial yang positif, maka semakin rendah tingkat kesejahteraan psikologisnya.
No other version available