Text
PENGARUH KECERDASAN EMOSI TERHADAP STRESS KERJA PADA ANGGOTA POLISI DI POLDA RIAU
Kepolisian adalah lembaga negara yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Dalam lingkungan kerja kepolisian, anggota sering kali dihadapkan pada berbagai situasi yang penuh tekanan, seperti tuntutan pekerjaan yang tinggi, risiko keamanan, serta tanggung jawab sosial yang besar. Kondisi ini dapat memicu munculnya stres kerja yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat berdampak negatif terhadap kinerja dan kesejahteraan psikologis personel. Salah satu faktor yang diyakini memiliki kontribusi terhadap tingkat stres kerja adalah kecerdasan emosi, yaitu kemampuan individu dalam mengenali, memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi diri sendiri maupun orang lain secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota polisi di Polda Riau, dengan sampel sebanyak 347 orang yang diperoleh melalui teknik random sampling. Alat ukur yang digunakan terdiri dari skala kecerdasan emosi dan skala stres kerja yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kecerdasan emosi terhadap stres kerja dengan nilai Z sebesar -22,678 dan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat stres kerja yang signifikan antara kelompok dengan kecerdasan emosi tinggi dan rendah. Temuan ini menegaskan bahwa kecerdasan emosi berperan penting dalam membantu anggota kepolisian mengelola tekanan kerja dan menjaga stabilitas psikologis dalam pelaksanaan tugas.
No other version available