Text
Hubungan Antara Keberfungsian Keluarga dengan Kenakalan Remaja pada Siswa SMA di Pekanbaru
Masa remaja (usia 12-21 tahun) adalah fase transisi krusial yang ditandai oleh perubahan biologis, kognitif, dan sosioemosional. Masalah emosional yang tidak teratasi selama periode ini dapat menjadi pemicu kenakalan remaja, sebuah fenomena yang menunjukkan tren peningkatan di Indonesia dan menyoroti pentingnya peran keluarga. Penelitian ini secara spesifik bertujuan menguji hubungan antara keberfungsian keluarga dan kenakalan remaja melalui pendekatan kuantitatif korelasional. Sampel penelitian ini terdiri dari 255 siswa berusia 15-18 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan (r = 0,423; p < 0,05), di mana tingkat keberfungsian keluarga yang lebih tinggi berbanding terbalik dengan tingkat kenakalan remaja. Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mencegah perilaku menyimpang pada remaja. Kata Kunci : keberfungsian keluarga, kenakalan remaja, siswa SMA
No other version available