Text
Evaluasi Penerimaan Masyarakat terhadap Sistem E-Tilang di Kota Pekanbaru dalam Perspektif Kriminologi
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerimaan masyarakat terhadap sistem E-Tilang di Kota Pekanbaru dalam perspektif kriminologi dengan menggunakan teori Kontrol Sosial Travis Hirschi. Penerapan E-Tilang dimaksudkan untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas, mencegah praktik suap, serta mendorong transparansi dalam penegakan hukum. Namun, efektivitas sistem ini sangat bergantung pada sejauh mana masyarakat dapat menerima dan memahami keberadaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pelanggar lalu lintas, masyarakat umum, aparat kepolisian, dan operator sistem E-Tilang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan masyarakat terhadap E-Tilang masih beragam. Sebagian masyarakat mendukung karena dianggap efisien dan transparan, namun sebagian lainnya menghadapi hambatan seperti minimnya sosialisasi, kurangnya pemahaman prosedur, serta keterbatasan akses teknologi. Hal ini menyebabkan munculnya keraguan dan penolakan terhadap sistem. Dalam perspektif teori Kontrol Sosial, lemahnya keterikatan, komitmen, keterlibatan, dan kepercayaan masyarakat terhadap norma hukum berkontribusi terhadap ketidakpatuhan. Oleh karena itu, keberhasilan sistem E-Tilang tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh kemampuannya membangun kesadaran hukum dan ikatan sosial di tengah masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi, aksesibilitas, dan pelayanan sistem guna meningkatkan penerimaan dan efektivitas penegakan hukum berbasis digital.
No other version available