Text
GAMBARAN KEBAHAGIAAN PADA PENDETA WANITA BELUM MENIKAH
Kebahagiaan merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia yang memengaruhi kesejahteraan fisik, psikologis, dan sosial. Dalam konteks pelayanan keagamaan, kebahagiaan pendeta tidak hanya bergantung pada kondisi pribadi, tetapi juga pada dinamika pelayanan, relasi dengan jemaat, dan pemaknaan spiritual. Bagi pendeta wanita yang belum menikah, kebahagiaan sering disalahartikan hanya dari status pernikahan, padahal lebih kompleks dan multidimensional. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna kebahagiaan pendeta wanita yang belum menikah serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif kualitatif dengan dua informan Pendeta wanita yang belum menikah di GPdI Ecclesia Pekanbaru. Teknik sampling dilakukan secara purposive dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan informan dipengaruhi oleh pengalaman pelayanan, hubungan positif dengan jemaat, serta pemaknaan spiritual. Lima elemen dalam model PERMA yaitu: emosi positif, keterlibatan, hubungan, makna, dan pencapaian muncul sebagai aspek utama kebahagiaan mereka. Kebahagiaan yang dirasakan bersifat holistik, mencakup dimensi emosional dan relasional yang mendalam. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai kesejahteraan pendeta wanita, serta menjadi acuan bagi lembaga keagamaan dalam memberikan dukungan yang lebih tepat.
No other version available