Text
Pengaruh variasi arus pengelasan terhadap laju korosi material BAJA AISI 1010
Pengelasan adalah proses penyambungan setempat dari logam dengan menggunakan energi panas. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi hasil pengelasan yaitu kuat arus listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi arus pengelasan terhadap laju korosi material baja AISI 1010 secara komprehensif. Pada penelitian ini, Arus pengelasan yang dipilih 120 Ampere, 160 Ampere dan 200 Ampere. Nilai kehilangan berat dan laju korosi tertinggi pada spesimen 1 dengan arus pengelasan 120 Ampere yaitu 2,0715 mm/year. Hal ini dikarenakan adanya pengaruh arus pengelasan terhadap ketahanan korosi yang mengakibatkan kehilangan berat pada spesimen yang berarti laju korosi bertambah sehingga mengakibatkan sifat mekanik dari baja AISI. Nilai kekuatan luluh dan kekuatan tarik tertinggi pada spesimen 3 dengan arus pengelasan 200 Ampere. Hal ini terjadi karena tingginya arus pengelasan akan memperluas daerah HAZ sehingga Dilusi terjadi lebih banyak, kemudian mengakibatkan penetrasi lebih dalam yang mempengaruhi kekuatan luluh. Pengamatan mikrostruktur pada baja AISI 1010 dengan arus pengelasan 200 Ampere yang terlihat masih tidak terlalu gelap, sesuai dengan hasil perhitungan laju korosi. Semakin gelap warna pada baja AISI maka semakin cepat laju korosi pada baja AISI 1010 berlubang, rapuh, memiliki kekuatan mekanis yang rendah dan warna silver berubah warna dari silver gelap.
No other version available