Text
STUDI LABORATORIUM KEMURNIAN CMC AMPAS TEBU TERHADAP FILTRATION LOSS PADA LUMPUR PEMBORAN
Lumpur pemboran memiliki peran penting dalam operasi pemboran, salah satunya adalah mengontrol filtration loss yang dapat mempengaruhi kestabilan formasi. Salah satu bahan additive yang umum digunakan untuk mengurangi filtration loss adalah Carboxymethil Cellulosa ( CMC). Pada penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kemurnian CMC yang di sentesis dari ampas tebu terhadap nilai filtration loss pada lumpur pemboran. Ampas tebu sebagai bahan aditif di proses melalui beberapa tahapan kimia untuk menghasilkan CMC dengan tingkat kemurnian tertentu. Karakteristik kemurnian CMC dilakukan untuk menentukan kemurnian dan kemudian di bandingkan kinerja terhadap CMC komersial dengan konsentrasi 2,4,6 dan 8 gram. Pengujian ini di lakukan menggunakan uji filtrat API standart selama 30 menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan konsentarsi CMC maupun komersial menurunkan nilai filtratin loss. CMC dari ampas tebu dengan kemurnian 99,64% menunjukan yang sangat baik dan hasil untuk pengujian filtration loss menunjukan di dapat sebesar 14 – 10,8 ml, ketebalan mud cake sebesar 1,37 -1,54 mm, densitas sebesar 8,53 -8,59 ppg.
No other version available