Text
KONFLIK LAUT CHINA SELATAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEAMANAN ENERGI DI KAWASAN ASIA TENGGARA
Keamanan Energi dapat digambarkan sebagai sebuah konsep yang menjamin jumlah pasokan energi yang dibutuhkan oleh suatu negara mampu mencukupi untuk mendorong pembangunan dan menjaga kesejahteraan masyarakatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implikasi konflik yang terjadi di kawasan Laut Cina Selatan terhadap keamanan energi negara di sekitar kawasan. Penelitian ini menganalisis motivasi Cina dalam sengketa nine-dash line dan Implikasi konflik tersebut terhadap keamanan energi negara Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Brunei dan Singapura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan berlandaskan pada teori Regional Security Complex. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konflik yang terjadi di kawasan Laut Cina Selatan menjadi penghalang bagi negara-negara sekitar untuk mengeksplorasi sumber daya alam yang tersimpan di kawasan tersebut.
No other version available