Text
Pengaruh variasi komposisi graphene dan arang tempurung kelapa pada baterai litium ion terhadap konduktivitas listrik, kekuatan bending dan mikrostruktur
Baterai merupakan suatu sel elektrokimia yang mengubah dari energi kimia menjadi energi listrik. Salah satu jenis baterai yang saat ini berkembang adalah baterai lithium-ion. Lithium-Ion Battery atau baterai lithium ion merupakan salah satu jenis baterai sumber arus sekunder yang dapat diisi ulang. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh komposisi terhadap graphite dan arang tempurung kelapa terhadap konduktivitas listrik, kekuatan bending dan mikrostruktur pada plat konduktor polimer. Penelitian ini melakukan variasi komposisi graphite : arang tempurung kelapa : resin epoxy yang dimulai dari 70% : 20% : 10%, 60% : 30% : 10% dan 50% : 40% : 10% serta menggunakan metode dry pressing dalam proses pencetakan. Hasil uji resistivitas tertinggi terjadi pada sampel 3 dengan komposisi graphite 50% : arang tempurung kelapa 40% : resin epoxy 10% yaitu 0,355 ?, konduktivitas listrik tertinggi terjadi pada sampel 1 dengan dengan komposisi graphite 70% : arang tempurung kelapa 20% : resin epoxy 10%yaitu 50,0 S/cm dan kekuatan bending tertinggi terjadi pada sampel 3 yaitu sebesar 3,84 MPa. Hal ini karena komposisi graphite lebih besar dan arang tempurung kelapa lebih kecil maka akan meningkatkan nilai konduktivitas listrik pada sampel plat konduktor polimer serta dapat dilihat dari hasil pengamatan mikrostruktur pada sampel 3 terlihat pori-pori lebih sedikit sehingga meningkatkan nilai kekuatan bending pada sampel plat konduktor polimer.
No other version available