Art Original
Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Media Sosial Tiktok Terhadap Aktualisasi Diri Remaja Di Kota Pekanbaru
Pengguna aktif media sosial TikTok dimanfaatkan sebagai ajang eksistensi dan memunculkan kebutuhan aktualisasi diri sehingga tercapainya rasa kepuasan. Fenomena di masyarakat khususnya remaja menjadikan media sosial TikTok sebagai salah satu aktualisasi diri. Remaja mengaktualisasikan dirinya dengan cara yang positif. Masa perkembangan remaja ditunjukkan dengan adanya kedewasaan pada setiap individu. Remaja merupakan fase untuk memenuhi kebutuhan dan menentukan identitas atau jati diri. Mengekspresikan diri melalui TikTok aktivitas tersebut dapat mencuri perhatian dan apresiasi dari seseorang hal itu memberikan andil dalam proses aktualisasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan TikTok terhadap aktualisasi diri pada remaja di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan Teori S-O-R dengan asumsi stimulus (pesan) yang diberikan kepada organisme (kelompok) akan menimbulkan suatu respon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel 100 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode non-probality sampling menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan kuesioner sebagai instrument dan di olah menggunakan SPSS For Windows 26. Untuk melihat hubungan kualitas dalam penelitian ini menggunakan Uji Regresi Linear Sederhana. Hasil didapatkan signifikan, dengan hasil uji t diperoleh thitung > ttabel = 10,666 > 1,987 artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara intensitas penggunaan media sosial TikTok dengan aktualisasi diri remaja di Kota Pekanbaru. Kata Kunci: Intensitas, TikTok, Remaja, Aktualisasi Diri
No other version available