Art Original
Implementasi Etika Aparatur Sipil Negara Dalam Pelayanan Publik Pada Dalam Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Pekanbaru
Etika kerja aparatur sipil negara bertujuan memberikan pelayanan yang baik
kepada masyarakat sehingga masyarakat merasa puas atas pelanyanan yang
diberikan. Penyelenggaraan pelayanan publik dituntut memiliki kualitas baik.
Penerapan etika administrasi publik oleh penyelenggara negara penting dilakukan
karena dapat mencegah terjadinya tindakan yang tidak etis dan dapat
meminimalisir permasalahan dalam pelayanan publik sehingga dapat
mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui dan menganalisis bagaimana pelaksanaan implementasi etika
pelayanan publik berserta faktor penghambat di Kantor Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata Kota Pekanbaru. Metode penelitian mengguna metode survey yang
bersifat deskriptif campuran dengan menggabungkan antara data kuantitatif
dengan data kualitatif. Sampel penelitian ini terdiri dari pegawai Dinas Pariwisata
dan kebudayaan sebanyak 14 orang dan pengelola badan usaha atau masyarakat
pengguna jasa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata y a i t u 24 orang. Indikator etika
kerja meliputi; 1. Perilaku sopan dalam melayani, Berkomuni kasi dalam
pelayanan, 3. Serius dan Sungguh, 4. Aktivitas pelayanan konter, 5. Kejujuran, 6.
Ketekunan, 7. Empati dan 8. Konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
etika kerja ASN dalam pelayanan publik berpengaruh positif dan sinigfikan
terhadap kinerja pewagai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru
dengan kategori baik. Etika kerja ASN ini perlu ditingkatkan lagi secara
profesional dalam melayani masyarakat khususnya dibidang kebudayaan dan
pariwisata di Pekanbaru.
No other version available