Text
Upaya Penanganan Sampah Ilegal di Kota Pekanbaru Dalam Perspektif Green Criminology (Studi Kasus Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru)
Studi ini didorong oleh banyaknya tempat pembuangan sampah yang tidak sah di Pekanbaru, yang menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak efisien. Meskipun pemerintah dan dinas terkait telah menetapkan peraturan, banyak orang terus membuang sampah sembarangan, menyebabkan masalah dan membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Green Criminology hadir untuk menekankan dampak buruk pengelolaan sampah yang merusak lingkungan, ekosistem, dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari penelitian Untuk dapat mengetahui upaya penanganan sampah ilegal oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru dalam Perspektif Green Criminology. Penelitian kualitatif menggunakan observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data. Penelitian ini bersifat deskriptif dan bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang fenomena yang diteliti. Masalah sampah ilegal di Pekanbaru merupakan persoalan struktural, bukan hanya perilaku individu. Faktor seperti kurangnya fasilitas, lemahnya pengawasan, dan minimnya sosialisasi menciptakan lingkungan yang mendorong kejahatan lingkungan (criminogenic environment). DLHK sudah melakukan berbagai upaya, namun masih banyak tantangan di lapangan. Dari perspektif Green Criminology, sampah ilegal ini adalah bentuk kejahatan dan kerusakan lingkungan yang paling membebani kelompok masyarakat rentan. Secara keseluruhan, melalui sudut pandang Green Criminology, dapat disimpulkan bahwa penyelesaian masalah sampah ilegal di Kota Pekanbaru membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif, yang tidak hanya fokus pada aspek hukum, tetapi juga memperbaiki struktur sosial dan membangun kesadaran ekologis di masyarakat.
No other version available