Text
Implementasi metode naive bayes untuk klasifikasi pengangguran di kota pekanbaru
Pengangguran jadi salah satu masalah yang cukup serius di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kota Pekanbaru yang punya jumlah pengangguran paling tinggi di Provinsi Riau. Penelitian ini dibuat untuk mengklasifikasikan status pengangguran berdasarkan beberapa faktor seperti umur, jenis kelamin, pendidikan terakhir, pengalaman kerja, pelatihan kerja, status perkawinan, dan apakah seseorang sedang mencari kerja atau tidak. Metode yang digunakan adalah algoritma Naïve Bayes karena mampu menangani data yang banyak dengan cepat dan cukup akurat. Jumlah data yang dipakai sebanyak 550 responden, dikumpulkan lewat kuesioner online. Dari jumlah tersebut, 440 data digunakan untuk pelatihan (training), dan 110 data untuk pengujian (testing). Sistem ini juga diuji pakai metode black box dan white box untuk memastikan semua fitur berjalan dengan baik dan hasil klasifikasinya akurat. Dari hasil pengujian, sistem ini punya tingkat akurasi 86,3%, nilai presisi 0,864, dan recall 0,946. Jadi, sistem ini bisa dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan, terutama untuk pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan ketenagakerjaan yang lebih tepat sasaran supaya angka pengangguran di Pekanbaru bisa ditekan
No other version available