Text
ANALISIS AKSESIBILITAS HALTE TRANS METRO PEKANBARU TERHADAP LOKASI PERGURUAN TINGGI DI KOTA PEKANBARU
Peningkatan jumlah perguruan tinggi di Kota Pekanbaru berdampak pada meningkatnya kebutuhan mobilitas mahasiswa yang memerlukan dukungan transportasi publik yang memadai. Trans Metro Pekanbaru (TMP) sebagai salah satu moda transportasi umum memiliki peran penting dalam menunjang akses menuju kampus. Namun, sebaran halte TMP yang belum merata berpotensi mengurangi minat mahasiswa menggunakan transportasi umum. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat aksesibilitas halte TMP terhadap lokasi perguruan tinggi di Kota Pekanbaru sebagai dasar perencanaan jaringan transportasi publik yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Nearest Neighbor Analysis (NNA) untuk mengidentifikasi pola sebaran, serta analisis buffer berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mengukur tingkat aksesibilitas berdasarkan radius jarak berjalan kaki. Data yang digunakan mencakup koordinat perguruan tinggi, titik halte TMP, dan peta jaringan jalan. Klasifikasi aksesibilitas dibagi menjadi tiga kategori: tinggi (1.000 m) dari halte. Hasil analisis menunjukkan pola sebaran halte TMP cenderung mengelompok dengan nilai indeks T sebesar 0,52. Dari 33 perguruan tinggi, 15 kampus (46%) berada pada kategori aksesibilitas tinggi, 6 kampus (18%) kategori sedang, dan 12 kampus (36%) kategori rendah. Temuan ini mengindikasikan sebagian besar perguruan tinggi belum sepenuhnya terlayani oleh jaringan halte TMP, sehingga perlu dilakukan penambahan dan pemerataan lokasi halte untuk meningkatkan jangkauan layanan transportasi publik di Kota Pekanbaru.
No other version available