Text
GAMBARAN KESEPIAN PADA REMAJA DARI KELUARGA BROKEN
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman kesepian pada remaja yang berasal dari keluarga broken home. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tiga informan berusia 21–22 tahun yang berdomisili di Kabupaten Indragiri Hulu. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga informan mengalami kesepian dalam bentuk perasaan tidak dicintai, kurang perhatian orang tua, serta keterasingan di lingkungan sosial. Faktor pemicu meliputi perceraian orang tua, konflik dalam keluarga, serta kurangnya dukungan emosional. Dampak yang dirasakan meliputi perubahan perilaku, stres, hingga keinginan menyendiri. Meskipun demikian, para informan berusaha membentuk penerimaan diri melalui kemandirian, pekerjaan, dan membangun lingkungan sosial baru. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa kesepian pada remaja broken home sangat dipengaruhi oleh dinamika keluarga dan lingkungan sosial. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk intervensi psikologis serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kebutuhan emosional remaja dari keluarga tidak utuh.
No other version available