Text
Pengaruh Pupuk Taspu dan Kalium Nitrat (KNO3) Terhadap Pertumbuhan Produksi Tanaman labu Madu (Cucurbita moschata)
Penelitian Terhadap Produksi Tanaman Labu Madu (Cucurbita moschata)” telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Jl. Kaharudin Nasution No. 11, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian dilaksanakan selama 5 bulan, yaitu dari bulan Maret hingga Juli 2024. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun utama pupuk Taspu dan Kalium Nitrat (KNO3) terhadap produksi tanaman labu madu. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak lengkap Faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk Taspu (T) terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 200, 300, 400 g per tanaman dan faktor kedua adalah dosis KNO3 (K) terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 2, 4, 6 g per tanaman. Parameter yang diamati yaitu umur berbunga, persentase bunga menjadi putik, persentase putik menjadi buah, umur panen, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat buah per buah, berat buah per plot dan panjang buah terpanjang. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara interaksi pemberian pupuk Taspu dan Kalium Nitrat (KNO3) berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik terdapat pada kombinasi perlakuan pupuk Taspu 400 g per tanaman dan KNO3 6 g per tanaman. Pengaruh utama pupuk Taspu nyata terhadap semua parameter pengamatan dengan perlakuan terbaik yaitu 400 g per tanaman. Pengaruh utama KNO3 nyata terhadap semua parameter pengamatan dengan perlakuan terbaik yaitu 6 g per tanaman.
No other version available