Text
Potensi penggunaan pasir kuarsa berlapis resin dari petapahan jaya sebagai proppant sesuai dengan standar API 19 C
Hydraulic fracturing merupakan teknik untuk meningkatkan produksi minyak dan gas dengan memanfaatkan proppant sebagai material penyangga rekahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pasir kuarsa dari Petapahan Jaya, Kabupaten Kampar, sebagai proppant alami dan resin-coated sesuai standar API 19C. Pasir kuarsa diuji melalui serangkaian parameter, yaitu roundness, sphericity, bulk density, crush resistance, turbidity, dan acid solubility, baik dalam kondisi alami maupun setelah dilapisi resin epoksi dengan variasi 5 ml, 7 ml, dan 10 ml. Hasil menunjukkan bahwa pelapisan resin meningkatkan karakteristik proppant secara signifikan. Nilai roundness dan sphericity meningkat dari 0,60 dan 0,73 (pasir alami) menjadi 0,65 dan 0,81 (resin 10 ml), sementara tingkat kehancuran menurun sesuai ambang batas API. Nilai turbidity dan acid solubility juga berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan standar. Berdasarkan hasil tersebut, pasir kuarsa Petapahan Jaya, terutama yang telah dilapisi resin, menunjukkan karakteristik fisik dan kimia yang memenuhi syarat sebagai proppant untuk keperluan hydraulic fracturing di industri migas.
No other version available