Text
Hubungan Antara Keterampilan Komunikasi dan Keterlibatan Perilaku Cyberbullying Di Kalangan Remaja
Perkembangan media sosial yang pesat di era digital memberikan kemudahan dalam berkomunikasi, namun juga melahirkan tantangan baru seperti munculnya fenomena cyberbullying. Dampak cyberbullying terhadap kesehatan mental remaja telah terbukti, meliputi gangguan emosional hingga sosial. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam mencegah keterlibatan dalam cyberbullying adalah keterampilan komunikasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan komunikasi dan keterlibatan perilaku cyberbullying di kalangan remaja. Subjek penelitian berjumlah 270 siswa SMP di Kota Pekanbaru dengan rentang usia 12–15 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan alat ukur berupa skala keterampilan komunikasi berdasarkan teori DeVito (2016) dan skala perilaku cyberbullying berdasarkan aspek dari Willard (2007). Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak terdistribusi normal, sehingga analisis data menggunakan teknik korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara keterampilan komunikasi dengan keterlibatan perilaku cyberbullying (r = -0,302, p < 0,01). Artinya, semakin tinggi keterampilan komunikasi yang dimiliki remaja, maka semakin rendah keterlibatan mereka dalam perilaku cyberbullying. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya pencegahan cyberbullying melalui peningkatan keterampilan komunikasi pada remaja
No other version available