Text
DIPLOMASI KOMERSIAL INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN EKSPOR MINYAK KELAPA SAWIT PADA MASA PEMERINTAHAN PRESIDEN JOKO WIDODO TAHUN 2019 - 2024
Penelitian ini mengkaji peran diplomasi komersial Indonesia dalam upaya meningkatkan ekspor minyak kelapa sawit selama masa pemerintahan Presiden Joko Widodo pada periode 2019-2024. Minyak kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Dalam menghadapi tantangan global, seperti kebijakan proteksional dan isu keberlanjutan, pemerintah Indonesia telah menerapkan berbagai strategi diplomasi komersial. Strategi ini mencakup negosiasi perjanjian perdagangan, promosi produk melalui pameran dan misi dagang, serta kerjasama internasional untuk meningkatkan citra dan keberlanjutan produk. Selain itu, program sertifikasi berkelanjutan, seperti Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), diadopsi untuk memenuhi standar internasional dan meningkatkan daya saing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, diplomasi komersial yang aktif dapat membuka peluang baru, meningkatkan volume dan nilai ekspor, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen minyak kelapa sawit terkemuka di dunia. Melalui upaya ini, diharapkan sektor kelapa sawit dapat terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
No other version available