Text
Pengaruh Fleksibilitas Kognitif Terhadap Kemampuan Berfikir Divergen Mahasiswa PAI universitas Islam Riau
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir divergen mahasiswa Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Fleksibilitas Kognitif Terhadap Kemampuan Berpikir Divergen Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau. Pentingnya penelitian ini karena kemampuan berpikir divergen merupakan keterampilan esensial yang harus dimiliki mahasiswa di abad 21 yang menuntut mahasiswa tidak hanya bisa menghafal teori, tapi juga mampu berpikir kreatif, fleksibel, dan menemukan berbagai solusi atas masalah yang kompleks. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan diverensial. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau angkatan 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir divergen mahasiswa berada dalam kategori “Sedang” dengan rata-rata skor 100,5, sedangkan fleksibilitas kognitif juga berada pada kategori “Sedang” dengan rata-rata 78,3. Kemudian terdapat pengaruh fleksibilitas kognitif terhadap kemampuan berpikir divergen mahasiswa sebesar 74.5%, hasil penelitian juga menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingakat fleksibilitas kognitif dan berpikir divergen berdasarkan usia mahasiswa. Mahasiswa berusia 22–24 tahun memiliki kemampuan berpikir divergen dan fleksibilitas kognitif lebih tinggi dibanding usia 19–21 tahun. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan model pembelajaran yang mampu meningkatkan fleksibilitas kognitif dan kemampuan berpikir divergen mahasiswa, khususnya di lingkungan Program Studi Pendidikan Agama Islam.
No other version available