Text
PENERAPAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PRATIKUM AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA, DAGANG, DAN MANUFAKTUR DI KELAS XI AKL SMK TARUNA MASMUR PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak metode diskusi dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pratikum Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang, dan Manufaktur di kelas XI AKL SMK Taruna Masmur Pekanbaru. Penulis memilih metode penelitian yang dipergunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitain adalah siswa di kelas XI AKL SMK Taruna Masmur Pekanbaru yang berjumlah 6 orang siswa yang mana minat belajar masih sangat rendah. Berdasarkan hasil observasi dengan guru bidang studi dimana siswa menunjukan rendahnya minat belajar terhadap mata pelajaran Pratikum Akuntansi Perusahaan, Jasa, Dagang, dan Manufaktur. Minat belajar dapat diartikan sebagai perhatian, partisipasi, dana keingintahuan terhadap belajar. Minat menjadi pendorong kuat dalam belajar juga turut mendorong keaktifan siswa dalam pembelajaran dikelas. Untuk meningkatkan minat siswa dalam aktivitas belajar khususnya pada pembelajaran akuntansi maka dibutuhkan suatu metode pengajaran yang secara aktif melibatkan siswa dan memicu minat belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskusi, metode diskusi merupakan kegiatan tukar menukar informasi, pendapat, dan unsur – unsur pengalaman secara teratur. Tujuannya untuk memperoleh pengertian bersama yang lebih jelas dan teliti mengenai sesuatu, serta untuk mempersiapkan dan merampung keputusan bersama. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari empat prosedur yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini berkolaborasi antara peneliti dengan guru bidang studi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari lembar observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh dari lembar observasi aktivitas belajar siswa pada siklus I dengan rata – rata 48%, di siklus II pada pertemuan pertama memperoleh 64%. Dengan hasil peningkatan 19%. Sedangkan pada hasil angket minat belajar siswa saat siklus I mendapat hasil presentase rata – rata sebesar 58,3% dan pada siklus II memperoleh 78,5%. Dapat dilihat peningkatan minat belajar siswa dengan presentasi 20,2%.
No other version available