Text
gambaran kesadaran halal bagi pengguna TikTok dalam memilih produk personal care dengan logo halal
Kesadaran masyarakat terhadap kehalalan produk tidak lagi terbatas pada makanan dan minuman, namun juga merambah ke produk personal care yang bersentuhan langsung dengan kulit. Sebagai umat muslim, memastikan kehalalan produk yang digunakan merupakan kewajiban untuk menghindari kandungan yang dilarang oleh syariat Islam. Namun, fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa sebagian pengguna TikTok khususnya generasi muda lebih mengutamakan rekomendasi influencer dan kecocokan produk di kulit dibandingkan memperhatikan logo halal. Penelitian ini bertujuan Menganalisis gambaran kesadaran halal pada pengguna TikTok dalam memilih produk personal care dengan logo halal. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, untuk memahami makna hidup dari pengalaman responden. Lokasi penelitian dalam rancangan penelitian ini adalah kota Pekanbaru, Riau dengan memfokuskan kepada seluruh masyarakat wanita dengan rentang usia 20-24 tahun. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Dengan jumlah responden 4 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk menguji kredibilitas data.Hasil dari penelitian ini adalah Gambaran kesadaran halal bagi pengguna TikTok dalam memilih produk personal care dengan logo halal dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kognitif, agama, dan platform TikTok. Individu dapat menemukan informasi seputar produk dengan logo halal dengan menggunakan aplikasi TikTok dan melihat paparan informasi yang diberikan oleh influencer TikTok. Penelitian ini merekomendasikan bahwa sebagai umat muslim khususnya pengguna TikTok harus memiliki kesadaran diri untuk memilih produk personal care dengan logo halal.
No other version available