Text
ANALISIS DAMPAK KENDARAAN BERAT TERHADAP KEMACETAN LALU LINTAS DI SIMPANG TIGA ARHANUD JALAN KAHARUDDIN NASUTION KOTA PEKANBARU
Kinerja lalu lintas di wilayah perbatasan Simpang Tiga Arhanud, Jalan Kaharuddin Nasution, Kota Pekanbaru, menunjukkan tantangan yang signifikan dalam pengelolaan arus lalu lintas akibat tingginya volume kendaraan berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik arus lalu lintas, menentukan proporsi kendaraan berat yang melintas, serta mengevaluasi pengaruh kendaraan berat terhadap kinerja lalu lintas berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus lalu lintas pada persimpangan ini memiliki kinerja yang kurang optimal dengan tingkat pelayanan (Level of Service/LOS) berada pada kategori LOS F. Panjang antrian rata-rata kendaraan mencapai 325 meter, dan waktu tundaan berkisar antara 114 hingga 118 detik, terutama pada jam sibuk. Kondisi ini diperparah dengan tingginya proporsi kendaraan berat, yang secara langsung memperburuk kinerja lalu lintas. Berdasarkan simulasi skenario, proporsi kendaraan berat berkisar dari 0% hingga 100%. Peningkatan proporsi kendaraan berat secara signifikan meningkatkan panjang antrian dan waktu tundaan, meskipun LOS tetap berada di kategori F untuk semua skenario. Penelitian ini mengungkap bahwa kendaraan berat berkontribusi signifikan terhadap kemacetan di persimpangan ini, terutama karena laju kendaraan berat yang lebih lambat dibandingkan kendaraan ringan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan infrastruktur, seperti pelebaran jalan atau pembangunan jalur khusus kendaraan berat, untuk mengoptimalkan kinerja lalu lintas di wilayah tersebut.
No other version available