Text
Peran Adat Luhak Kepenuhan Dalam Menangani Kenakalan Remaja Di Kecamatan Kepenuhan
Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang kerap di hadapi oleh berbagai masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kenakalan remaja dapat mencakup berbagai bentuk prilaku negatif, seperti pelanggaran norma sosial, tindak kriminal ringan, penyalahgunaan narkoba, hingga perkelahian antar remaja. Kenakalan remaja di Kecamatan Kepenuhan menjadi isu yang perlu mendapatakan perhatian. Kondisi ini tidak hanya merugikan masa depan para remaja yang terlibat, tetapi juga berdampak negatif pada lingkungan sosial dan keamanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan penyelesaian masalah kenakalan remaja yang dilakukan oleh pemuka adat luhak kepenuhan, beserta dengan kendalanya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan pihak Kepolisian Polsek Kepenuhan, tokoh adat, dan masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk kenakalan remaja di wilayah ini meliputi pencurian, balap liar, penyalahgunaan teknologi, dan prilaku menyimpang lainnya. Peran adat bersifat preventif melalui pendekatan kekeluargaan, seperti musyawarah dan nasihat adat, namun masi menghadapi kendala seperti keterbatasan dana, rendahnya partisipasi orang tua,dan belum adanya sinergi formal dengan aparat hukum. Berdasarkan teori kontrol sosial Travis Hirschi, kenakalan remaja ini disebabkan oleh lemahnya ikatan sosial, komitmen, keterlibatan dalam kegiatan positif, dan kepercayaan terhadap nilai-nilai sosial.
No other version available