Text
Strategi Pemasaran Tanaman Hias Aglaonema pada Usaha Roni Flower di Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru Provinsi Riau
Hotmaria Sianturi (204210174) ‘’Strategi Pemasaran Tanaman Hias Aglaoenma Pada Usaha Roni Flower di Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Dibawah Bimbingan Bapak Hajry Arief, SP., M.MA Aglonema (Aglaonma sp.) merupakan salah satu tanaman hias yang memiliki daya tarik visual yang tinggi karena keindahan corak dan warna daunya yang beragam. Kota Pekanbaru, khususnya Kecamatan Rumbai Pesisir, memiliki potensi besar untuk pengembangan usaha tanaman hias Aglaonema karena gaya hidup masyarakat yang semakin modern dan mengikuti tren. Namun, usaha Roni Flowermengalami penurunan penjualan yang drastis hingga 80% pada tahun 2023 setelah masa kejayaan pada 2020–2022, yang menunjukkan adanya tantangan serius dalam bisnis ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Karakteristik pengusaha dan profil usaha Tanaman Hias pada usaha Roni Flower, (2) Pemasaran Tanaman Hias Aglonema pada Usaha Roni Flower, (3) Strategi bauran pemasaran Tanaman Hias Aglonema pada Usaha Roni Flower. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang bertempat di Kota Pekanbaru yang dilaksanakan selama enam bulan dimulai dari bulan Mei 2024 – Oktober 2024. Responden pedagang ditentukan secara sengaja sesuai dengan saluran pemasaran yang ada. Data analisis secara deskriptif kualitatatif dan kuantitatif, jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pengusaha : umur pengusaha 42 tahun, lama pendidikan 12 tahun,pengalaman berusaha 21 tahun, dan tanggungan keluarga 5 jiwa. Profil usaha : sumber modal bersumber dari modal sendiri, skala usaha menunjukan skala kecil, jumlah tenaga kerja kerja sebanyak 2 jiwa, Saluran pemasaran meliputi 2 saluran, saluran I dari pengusaha langsung ke konsumen akhir, saluran II dari pengusaha langsung ke pedagang pengecer, usaha aglaonema lebih efesien pada saluran I, karena total biaya yang dikeluarkan pada saluran I lebih kecil. Bauran pemasaran terdiri dari: (1) Produk (product) meliputi keberagaman produk, kualitas, nama usaha, pelayanan, (2) Harga (Price) meliputi potongan harga khusus, harga borongan/grosir, (3) Promosi (Promotion) meliputi pemasaran lansung dan online, (4) Tempat (Place) meliputi saluran pemasaran, cakupan pemasaran, persedian dan transportasi). Berdasarkan matriks SWOT maka usaha berda pada kuadran I strategi SO (Strength dan Opportunities) hal ini menunjukkan situasi yang menguntungkan dimana para pengusaha dapat melakukan strategi (1)Memperbanyak bunga- bunga yang digemari konsumen khususnya bunga jenis aglaonema yang lagi trend dan Meningkatkan kualitas tanaman supaya membantu permintaan pasar (2.) Membuat pendekatan penetapan harga dari harga segmen premium, segmen menengah, dan segmen pemula , (3).Memanfaatkan media sosial yang mendukung.
No other version available