Text
KOMUNIKASI BUDAYA PROSESI MARHATA SINAMOT PADA PERNIKAHAN ADAT BATAK TOBA DALAM MEMBENTUK IDENTITAS BUDAYA SUKU BATAK TOBA di DURI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi budaya dalam prosesi Marhata Sinamot pada pernikahan adat Batak Toba di Kota Duri berperan dalam membentuk identitas budaya masyarakat Batak Toba di perantauan. Marhata Sinamot tidak hanya merupakan proses penentuan mahar, tetapi juga media komunikasi simbolik yang mempererat hubungan antarkeluarga serta mewariskan nilai-nilai adat kepada generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Informan terdiri atas tiga pasangan suami istri yang telah melaksanakan prosesi Marhata Sinamot di Duri, serta seorang tokoh adat (parhata) yang berperan penting dalam pelaksanaan prosesi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan triangulasi sumber dan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi Marhata Sinamot di Duri tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Batak Toba, terutama falsafah Dalihan Na Tolu. Meskipun mengalami penyesuaian dalam bentuk dan pelaksanaan, seperti penggabungan tahapan acara dan fleksibilitas waktu, nilai-nilai inti seperti penghormatan terhadap hula-hula, musyawarah keluarga, dan pelibatan tokoh adat tetap dipertahankan. Prosesi ini menjadi sarana penting dalam mempertahankan identitas budaya Batak Toba sekaligus mencerminkan proses negosiasi budaya yang adaptif terhadap lingkungan sosial baru.
No other version available