Text
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Simpur Air (Dillenia Suffructiosa) Terhadap Bakteri Aeromonas Salmonicida, Edwardsiella Tarda Dan Edwardsiella Ictaluri
INSANUL FADHLI (NPM : 214310033) mahasiswa jurusan Akuakultur fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, telah melaksanakan penelitian dengan judul “UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIMPUR AIR (Dillenia suffructiosa) TERHADAP BAKTERI Aeromonas salmonicida, Edwarsiella tarda DAN Edwarsiella ictaluri”. Dibawah bimbingan Bapak Assco. Prof. Dr. Jarod Setiaji S.Pi. M.Sc. penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2025, di Laboratorium Balai Benih Ikan (BBI) Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas antibakteri ekstrak daun Simpur air (Dillenia suffructiosa) terhadap tiga bakteri patogen ikan, yaitu Aeromonas salmonicida, Edwardsiella tarda, dan Edwardsiella ictaluri. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Balai Benih Ikan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau pada Maret hingga Juni 2025. Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 95%, dilanjutkan dengan pengujian kandungan fitokimia dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun Simpur air mengandung senyawa fenolik, flavonoid, saponin, dan steroid/terpenoid, namun tidak mengandung alkaloid. Pada pengujian aktivitas antibakteri, ekstrak dengan konsentrasi 10–50% menunjukkan daya hambat terhadap ketiga jenis bakteri uji. Zona hambat tertinggi tercatat pada konsentrasi 50%: sebesar 14,90 mm terhadap A. salmonicida, 14,40 mm terhadap E. tarda, dan 14,50 mm terhadap E. ictaluri. Daya hambat ekstrak termasuk kategori kuat, dan meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi. Dengan demikian, ekstrak daun Simpur air berpotensi sebagai agen antibakteri alami dalam pengendalian penyakit ikan budidaya.
No other version available