Text
Pengaplikasian Model Rantai Markov Dalam Pengelolaan Jalan Kota Pekanbaru
Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau, memiliki jumlah penduduk terbanyak di provinsi tersebut. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor yang terjadi setiap tahun dan bertambahnya umur pelayanan jalan, sehingga berdampak pada penurunan tingkat pelayanan jalan akibat kerusakan yang terjadi secara bertahap. Kondisi ini menuntut adanya upaya prediksi kerusakan jalan serta program pemeliharaan jalan yang optimal agar dapat mempertahankan dan meningkatkan kondisi jaringan jalan. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk memprediksi kerusakan jalan adalah Model Rantai Markov. Rantai Markov memodelkan perubahan kondisi perkerasan jalan dari waktu ke waktu berdasarkan probabilitas transisi antar kondisi. Penelitian dilakukan pada Jalan Soekarno-Hatta, Simpang Beringin-Meredan, Simpang Pramuka-Pt.Sir, Jalan Hangtuah, Jalan SM. Amin dan Jalan Tuanku Tambusai yang berada di kota pekanbaru. Hasil penelitan menunjukkan bahwa kondisi jalan jika tidak dilakukan pemeliharaan, kondisi jalan yang baik akan terus menurun, sementara kondisi rusak berat akan meningkat dari waktu ke waktu. Program pemeliharaan jalan yang dilakukan terstruktur berdasarkan jenis dan tingkat kerusakan yang terjadi pada ruas jalan ditentukan berdasarkan Permen PU No. 13/PRT/M/2011. Program pemeliharaan yang diterapkan meliputi pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, rehabilitasi serta rekonstruksi sesuai dengan tingkat keparahan kerusakan.
No other version available