Text
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN IMPULSIVE BUYING PADA IBU RUMAH TANGGA YANG MELAKUKAN BELANJA ONLINE
ABSTRAK Penelitian ini mengkaji hubungan antara kecerdasan emosional dan perilaku pembelian impulsif pada ibu rumah tangga yang berbelanja online. Latar belakangnya adalah perubahan pola konsumsi akibat kemajuan teknologi digital, menjadikan belanja daring populer, dan ibu rumah tangga sering menggunakannya sebagai mekanisme koping stres yang dapat memicu pembelian impulsif. Pembelian impulsif didefinisikan sebagai tindakan spontan tanpa perencanaan, didorong oleh rangsangan emosional dan kurangnya kontrol diri.Studi ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan 385 responden ibu rumah tangga di, dipilih melalui accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert untuk mengukur kecerdasan emosional (berdasarkan Goleman) dan pembelian impulsif (berdasarkan Verplanken dan Herabadi). Kedua skala menunjukkan reliabilitas tinggi (Cronbach's Alpha 0,920 dan 0,977).Hasil analisis Spearman Rho menunjukkan koefisien korelasi positif signifikan namun lemah (r=0,161, p=0,002). Ini berarti semakin tinggi kecerdasan emosional, semakin besar kemungkinan ibu rumah tangga melakukan pembelian impulsif saat berbelanja online. Temuan ini menerima hipotesis awal dan menyarankan bahwa belanja impulsif dapat menjadi cara adaptif untuk mengelola emosi, dipengaruhi juga oleh lingkungan digital dan promosi e-commerce.
No other version available