Text
Studi Sensitivitas Operational Parameter Dalam Injeksi Steam Flood Dengan Proses Steam-Assisted Gravity Drainage (SAGD) Untuk Meningkatkan Perolehan Minyak (EOR) Di Lapangan X
Penelitian ini berfokus pada penerapan metode Thermal Enhanced Oil Recovery (Thermal EOR), yaitu Steam Assisted Gravity Drainage (SAGD), untuk menganalisis pengaruh operational parameter terhadap produktivitas reservoir selama periode 10 tahun. Studi dilakukan pada lapangan X, sebuah reservoir sandstone homogen dengan kandungan bitumen sebesar 53%, viskositas tinggi hingga 330 cP, dan nilai API rendah sebesar 12,4° API. Simulasi menggunakan perangkat lunak Computer Modelling Group (CMG) dilakukan pada kondisi clean sandstone, meliputi permodelan awal (basecase) hingga analisis sensitivitas terhadap parameter vertical well spacing, tekanan injeksi uap, steam quality dan preheating period. Hasil menunjukkan bahwa vertical well spacing optimal adalah 80 ft, yang menghasilkan recovery factor (RF) sebesar 87.06% dengan CSOR 1.49. Tekanan injeksi uap 920 psi memperoleh RF sebesar 89.30% dengan CSOR 2.05. Sementara steam quality 0.9% menghasilkan RF sebesar 84.38% dan CSOR 1.90, sedangkan reservoir dengan metode injeksi steamflood hanya mencapai RF sebesar 34.42%. Analisis sensitivitas terhadap preheating period menunjukkan bahwa parameter ini tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap recovery factor & CSOR. Penelitian ini menegaskan bahwa metode SAGD lebih efektif dalam meningkatkan recovery pada reservoir heavy oil dengan karakteristik viskositas tinggi.
No other version available