ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of POLITIK HUKUM PEMBERLAKUAN KEPESERTAAN BPJS SEBAGAI SYARAT PELAYANAN PUBLIK DI INDONESIA DIKAITKAN DENGAN HAK ASASI MANUSIA
Bookmark Share

Text

POLITIK HUKUM PEMBERLAKUAN KEPESERTAAN BPJS SEBAGAI SYARAT PELAYANAN PUBLIK DI INDONESIA DIKAITKAN DENGAN HAK ASASI MANUSIA

M. IDHAMSYAH - Personal Name; Yusri Munaf - Personal Name;

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebijakan pemerintah melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 yang menjadikan kepesertaan aktif BPJS Kesehatan sebagai syarat wajib untuk mengakses berbagai pelayanan publik, seperti pengurusan jual beli tanah, SIM, dan lainnya. Kebijakan yang bertujuan mempercepat cakupan kesehatan universal (UHC) ini menimbulkan persoalan krusial, karena mengubah hak atas jaminan sosial menjadi sebuah kewajiban yang berpotensi menghalangi akses warga negara terhadap hak-hak pelayanan publik lainnya, sehingga menimbulkan benturan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi dan peran BPJS dalam pemenuhan hak kesehatan serta mengkaji politik hukum di balik penetapan kepesertaan BPJS sebagai syarat pelayanan publik dan keterkaitannya dengan hak asasi manusia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, yang menganalisis data sekunder berupa bahan hukum primer dan sekunder secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara filosofis, eksistensi BPJS adalah wujud pemenuhan hak konstitusional warga negara atas kesehatan dan jaminan sosial yang dijamin negara. Namun, politik hukum yang menjadikannya sebagai syarat wajib pelayanan publik lain dinilai kontradiktif dengan hak asasi manusia. Kebijakan tersebut bersifat koersif, berpotensi menciptakan diskriminasi terhadap kelompok rentan, dan melanggar prinsip universalitas serta indivisibilitas hak, di mana pemenuhan satu hak (jaminan sosial) tidak seharusnya mengorbankan atau menghalangi akses terhadap hak-hak fundamental lainnya. Kata Kunci : Politik Hukum, BPJS, Syarat, Pelayanan Publik, Hak Asasi Manusia


Availability
#
Ilmu Hukum (pascasarjana) Location name is not set
ETD2497II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
-
Language
Indonesia
NPM
221021044
Publisher
Hukum Tata Negara : Universitas Islam Riau., 2025
Keyword(s)
Kata Kunci : Politik Hukum, BPJS, Syarat, Pelayana
Other Information
Petugas
Budi Santoso
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?