Text
KOMITMEN TERHADAP KELOMPOK SEBAGAI PENYEBAB KONTINUITAS BULLYING DI KALANGAN REMAJA (STUDI KASUS SEKOLAH X, KAMPAR)
Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran komitmen terhadap kelompok dalam mempertahankan kontinuitas perilaku bullying di kalangan remaja di Sekolah X, Kampar. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana rasa solidaritas, loyalitas, dan tekanan sosial dalam kelompok atau geng mempengaruhi individu dalam melakukan bullying. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi. Informan dalam penelitian ini meliputi siswa, guru bimbingan dan konseling (BK), serta kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen terhadap kelompok sangat berpengaruh dalam memperkuat perilaku bullying. Remaja yang terlibat dalam geng atau kelompok tertentu sering kali merasa tertekan untuk mengikuti perilaku yang dianggap sebagai norma kelompok, termasuk bullying, meskipun mereka sadar akan dampak negatifnya. Rasa takut dikucilkan dan kebutuhan untuk menunjukkan loyalitas kepada kelompok membuat mereka terus terlibat dalam perilaku tersebut. Selain itu, solidaritas kelompok yang tinggi sering kali disalahartikan sebagai kewajiban untuk setia, bahkan terhadap tindakan yang merugikan. Penelitian ini menyarankan pentingnya intervensi berbasis kesadaran kolektif dalam mengurangi perilaku bullying, termasuk melibatkan semua pihak (siswa, guru, dan orang tua) dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan empatik.
No other version available