Text
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSAL KELUARGA DAN PENERIMAAN DIRI PADA ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan penerimaan diri pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus di SLB Kota Pekanbaru. Penerimaan diri merupakan kemampuan individu, dalam hal ini orang tua, untuk menerima kenyataan dan kondisi diri serta anaknya dengan sikap positif, sementara dukungan sosial keluarga mencakup bentuk dukungan emosional, penghargaan, instrumental, dan informatif yang diperoleh dari lingkungan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan jumlah responden sebanyak 170 orang tua dari tiga SLB di Pekanbaru. Instrumen pengumpulan data berupa skala dukungan sosial keluarga dan skala penerimaan diri yang telah dimodifikasi berdasarkan teori relevan. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan penerimaan diri, dengan nilai korelasi sebesar 0,652 (p < 0,05), yang berarti semakin tinggi dukungan sosial keluarga, semakin tinggi pula penerimaan diri orang tua terhadap kondisi anaknya. Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam membantu orang tua membangun sikap penerimaan terhadap realitas kehidupan mereka, khususnya dalam mengasuh anak berkebutuhan khusus.
No other version available