Art Original
HUBUNGAN ANTARA MINDFULLNESS DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN PSYCHOLOGICAL DISTRESS PADA GURU
Penelitian ini dibuat bertujuan untuk guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan sebuah lembaga pendidikan anak. Seorang guru PAUD dituntut memiliki karakteristik khusus seperti kemampuan menerima perbedaan anak, emosi yang stabil, kepercayaan diri tinggi, kemampuan berprestasi, serta kecakapan dalam mengelola emosi diri dan anak didik. Namun, kenyataannya banyak guru PAUD belum mampu memahami pola pikir dan kondisi psikologisnya secara menyeluruh, serta hanya memperoleh pengetahuan psikologis anak secara teoritis, bukan praktis. Kondisi ini berdampak pada kesulitan dalam mengidentifikasi kebutuhan psikologis anak dan mengatur emosi dalam pekerjaan. Penelitian ini melibatkan 230 guru PAUD di Kota Dumai, dengan mayoritas responden berusia 21–30 tahun (67,4%), berjenis kelamin perempuan (89,1%), beragama Islam (86,5%), dan berlatar belakang pendidikan Strata 1 (90,9%). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara mindfulness dan kecerdasan emosi terhadap penurunan psychological distress pada guru. Dengan kata lain, semakin tinggi tingkat mindfulness dan kecerdasan emosi yang dimiliki, maka semakin rendah tingkat psychological distress yang dialami oleh guru PAUD. Kata Kunci: Guru PAUD, Mindfulness, Kecerdasan emosi, Psychological Distress
No copy data
No other version available