Text
Pengaruh Bakteri Bacillus Sp Terhadap Peningkatan Perolehan Minyak Pada Batu Pasir (Sintesis) Menggunakan Metode Imbibisi Sebagai Aplikasi MEOR
Salah satu teknik EOR yang saat ini dikembangkan dengan pemanfaatan mikroorganisme dalam proses produksi minyak, adalah Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR). MEOR merupakan teknologi yang memanfaatkan aktivitas mikroba untuk meningkatkan perolehan minyak dalam suatu reservoir melalui injeksi mikroba ke dalam formasi tersebut. Salah satu mikroorganisme yang sering digunakan dalam MEOR adalah Bacillus Sp. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan konsentrasi temperatur untuk melihat konsentrasi yang paling optimum dalam meningkatkan recovery factor pada teknik MEOR (Microbial Enchanced Oil Recovery) menggunakan bakteri Bacillus Sp serta melihat keefektifan antara Bacillus Sp A (dikembangbiakkan) dan Bacillus Sp B (Komersial) dengan menggunakan metode imbibisi. Bakteri Bacillus Sp menghasilkan enzim lipopeptida, dimana enzim tersebut memiliki karakteristik surfaktan yang sangat efektif dalam menurunkan tegangan permukaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan bakteri Bacillus Sp dengan variasi 3 temperatur yaitu 60°C, 70°C, dan 80°C dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi temperatur terhadap efektivitas bakteri Bacillus Sp dalam meningkatkan recovery factor. Penelitian ini terdiri dari beberapa proses yaitu peremajaan bakteri, proses suspensi bakteri, pembuatan dan penjenhuan core, pengukuran core sintetis, pengujian imbibisi, dan pengujian FTIR. Pengujian imbibisi dilakukan selama 14 hari. Dari penelitian ini, diperoleh hasil pada sampel dengan temperatur 60°C memberikan peningkatan yang paling optimal pada MEOR, dimana terjadi peningkatan perolehan minyak hingga 10,36% dengan perbandingan recovery factor awal menggunakan brine yaitu 1,27% dengan menggunakan bakteri yang paling efektif yaitu Bacillus Sp A (dikembangbiakkan), dengan temperatur yang terbaik yaitu 60°C. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa temperatur berpengaruh terhadap interaksi nya dengan Bacillus Sp dalam meningkatkan perolehan minyak.
No other version available