Text
Analisis Waste Metarial Pada Pekerjaan Struktur Gedung Perpustakaan Terpadu STAIN Bengkalis
Pada pelaksanaan proyek konstruksi bangunan, sering kali ditemukan permasalahan ketidakefisienan dalam penggunaan material. Penggunaan material didalam pelaksanaan proyek konstruksi bangunan sering kali mengalami kelebihan dan kekurangan. Kelebihan penggunaan material dan kelebihan pemesanan material pada pembangunan proyek konstruksi menjadi topik dari pembahasan ini. Seperti yang terjadi pada proyek pembangunan gedung perpustakaan terpadu STAIN Bengkalis. Jenis penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan membandingkan volume material berdasarkan data Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan data realisasi (Purchase Order), serta mengidentifikasi material dominan penyumbang waste menggunakan metode Pareto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya waste material yang terjadi pada pekerjaan struktur mencapai Rp127.515.565. Berdasarkan analisis Pareto, material dengan kontribusi waste tertinggi adalah beton K250 (23,15%). Sedangkan material dengan waste terkecil adalah multipleks 12mm (2,90%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan material dalam proyek masih belum efisien dan memerlukan pengawasan serta perencanaan yang lebih matang. Diperlukan penerapan manajemen material yang efektif, pelatihan tenaga kerja, serta pemanfaatan ulang material sisa untuk mengurangi dampak pemborosan pada proyek konstruksi selanjutnya.
No other version available