ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of EVALUASI PELAKSANAAN TUGAS BAWASLU KABUPATEN PELALAWAN PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024.
Bookmark Share

Text

EVALUASI PELAKSANAAN TUGAS BAWASLU KABUPATEN PELALAWAN PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024.

Muhammad Fikri - Personal Name; Data Wardana - Personal Name;

Untuk mengetahui Evaluasi dan Untuk mengetahui faktor penghambat Pelaksanaan Tugas Bawaslu Kabupaten Pelalawan Pada Pemilihan Umum Tahun 2024. Teoori yang digunakan ialah teori Evaluasi Dunn, 2013. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini ialah. Efektifitas Penanganan pelanggaran di Bawaslu Kabupaten terbagi atas 4 (empat) penanganan Pelanggaran Pelanggaran Pidana Pemilu ditangani oleh Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (sentra Gakkumdu) yang terdiri dari unsur Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan. Kecukupan untukpenyelesaian perkara pelanggaran dugaan pidana pemilu tahun 2024 di Kabupaten Pelalawan karena tidak ditindaklanjuti maka tidak dapat diteruskan kepada sanksi hukum. Pemerataan Pengawas Tempat pemungutan suara bekerja sesuai dengan regulasi yang tertuang pada UU 7 Tahun 2017. Responsivitas yang diberikan masyarakat bukan berperan untuk membantu membuat pengaduan atas pelanggaran yang terjadi bahkan karena sikap masyarakat yang tidak berani menolak dan mengadukan adanya money politik menjadikan money politik menjadi sebuah permasalahan serius dan sulit untuk diselesaika dan di basmi dalam pelaksanaan pemilu tersebut.Kecukupan atas Pengawasan pemilu yang dilakukan oleh bawaslu masih kurang optimal. Kendala-kendala:Melakukan pengawasan partisipatif adalah terbatasnya anggaran sehingga tidak dapat menyentuh lebih banyak stakeholder dalam ahal ini dapat saya jelaskan bahwa sosialisasi hanya sampai kepada perwakilan kelompok masyarakat saja. Kurangnya kesadaran Masyarakat untuk membuat laporan jika terjadi pelanggaran. Masyarakat yang mudah terayu akan imbalan uang jika memilih calon kepala daerah atau legislative tersebut.Kemudia juga masyarakat yang kurang memahami adanya bahaya dikemudian hari jika perbuatan money politik terus dilakukan. Masyarakat yang cenderung tidak peduli dengan proses pemilu atau golongan putih serta kurangnya ilmu pengetahuan Masyarakat tentang tugas dan fungsi bawaslu. Kata Kunci: Bawaslu, Evaluasi, Pelanggaran, Pemilu


Availability
#
Ilmu Pemerintahan (Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik) Location name is not set
ETD2616II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
-
Language
Indonesia
NPM
207310449
Publisher
Ilmu Pemerintahan : Universitas Islam Riau., 2025
Keyword(s)
Kata Kunci: Bawaslu, Evaluasi, Pelanggaran, Pemilu
Other Information
Petugas
Budi Santoso
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?