Text
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA (STUDI KASUS : RUAS JALAN PARIT 5 TEMBILAHAN HULU )
Jalan Raya Parit 5 yang terletak di Kecamatan Tembilahan Hulu, merupakan salah satu ruas jalan dengan fungsi vital sebagai
penghubung antarwilayah, khususnya sebagai jalur distribusi hasil alam dan akses alternatif menuju jalan provinsi. Ruas jalan
ini memiliki tipe satu lajur dua arah, namun menanggung beban lalu lintas yang cukup tinggi, termasuk kendaraan berat seperti
truk pengangkut hasil perkebunan dan pertanian. Kondisi ini menyebabkan beban berlebih, yang pada akhirnya berdampak
pada penurunan kinerja struktural maupun fungsional jalan tersebut. Melihat permasalahan tersebut, diperlukan suatu kajian
evaluatif terhadap kondisi kerusakan jalan secara menyeluruh, menggunakan pendekatan teknis yang sistematis seperti metode
evaluasi visual Bina Marga. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Pendekatan
ini sesuai untuk mengevaluasi kondisi fisik jalan karena melibatkan proses pengukuran langsung terhadap berbagai jenis
kerusakan permukaan jalan, yang kemudian dianalisis dengan perhitungan berbasis angka. Berdasarkan hasil penelitian,
didapatkan jenis kerusakan pada Jalan Parit 5 tembilahan hulu kabupaten indragiri hilir adalah amblas, lubang, pelepasan butir,
retak acak, retak buaya, retak memanjang dan tambalan yang tersebar pada ruas jalan yang diamati pada STA 0+000 s/d 0+800.
Didapatkan hasil angka kerusakan rata – rata 2,04 dan nilai kondisi jalan rata 2,40. Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai
urutan prioritas pada penelitian ini adalah sebesar 10,5. Dengan mengacu pada tindakan yang diambil berdasarkan hasil nilai
urutan prioritas yaitu dilakukan program pemeliharaan rutin. Upaya penanggulangan dan pencegahan kerusakan jalan dapat
dilakukan dengan, penanggulangan segera pada segmen rusak berat, pencegahan kerusakan lebih lanjut, peningkatan drainase
dan monitoring berkala.
No other version available