Text
STRATEGI PENCEGAHAN KEJAHATAN DI DESTINASI WISATA (STUDI PADA PEMANDIAN SUNGAI UJIL, KABUPATEN KAMPAR)
STRATEGI PENCEGAHAN KEJAHATAN DI DESTINASI WISATA (STUDI PADA PEMANDIAN SUNGAI UJIL, KABUPATEN KAMPAR) Oleh: Muhammad Putra Ramadhan NPM: 197510608 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kejahatan yang terjadi di destinasi wisata Pemandian Sungai Ujil, serta menganalisis strategi pencegahannya dengan pendekatan Situational Crime Prevention. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan pengunjung, masyarakat sekitar, pengelola, dan korban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kejahatan yang paling dominan adalah non-verbal, terutama dalam bentuk pengambilan foto diam-diam tanpa izin, yang dilakukan secara terselubung oleh pelaku di area yang rawan pengawasan. Lokasi seperti batu besar di pinggir sungai dan waktu kunjungan ramai menjadi titik rawan kejadian. Analisis berdasarkan teori Situational Crime Prevention menunjukkan bahwa strategi pencegahan yang dilakukan oleh pengelola meliputi empat aspek: meningkatkan usaha pelaku melalui pengawasan fisik dan sosial, meningkatkan risiko tertangkap melalui petugas dan jalur pengaduan cepat, mengurangi keuntungan pelaku dengan intervensi langsung dan penegakan aturan, serta membentuk rasa malu atau bersalah melalui edukasi etik dan norma sosial. Masyarakat juga berperan sebagai pengawas informal dengan partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kepekaan sosial, pengawasan kolaboratif, dan sistem pengaduan ramah korban merupakan fondasi utama untuk menciptakan ruang wisata yang aman dan inklusif dari kekerasan seksual. Kata Kunci: Destinasi wisata; kejahatan; dan pencegahan situasional
No other version available