Text
EVALUASI TINGKAT KESERAGAMAN HASIL CORE DRILLED DAN KUAT TEKAN BETON STUDI KASUS PENINGKATAN JALAN SUNGAI LINAU - SUMBER JAYA KABUPATEN BENGKALIS
Beton yang digunakan sebagai struktur dalam kontruksi teknik sipil dapat dimanfaatkan untuk banyak hal, salah satu pemanfaatan yaitu pada perkerasan jalan. Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah melaksanakan kegiatan pembangunan jalan yaitu Peningkatan Jalan Sungai Linau-Sumber Jaya. Pekerjaan tersebut berupa perkerasan kaku (rigid pavement). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat keseragaman hasil core drilled dan hasil uji kuat tekan beton pada Peningkatan Jalan Sungai Linau-Sumber Jaya Kabupaten Bengkalis. metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode analisis data core drill, kuat tekan kubus dan kuat tekan lentur, sampel yang di uji aboratorium. Untuk membandingkan tiga benda uji yang berbeda maka perlu menyamakan satuan setiap benda uji, dengan menggunakan nilai praktis mutu padanan beton antara PBI dan SNI. Dari data pengujian sampel dilaboratorium hasil di peroleh bahwa kuat tekan kubus yang sudah dikonversi ke silinder mendapatkan nilai rata-rata pada umur 28 hari adalah 35,51 MPa, dimana nilai kuat tekan minimum 26,76 MPa dan nilai kuat tekan maksimum 42,54 MPa. Hasil kuat lentur rata-rata yang sudah dikonversi pada umur 28 hari adalah 4,00 MPa, dimana nilai kuat lentur minimum 3,35 MPa dan nilai kuat lentur maksimum 4,87 MPa. Hasil pengujian kuat tekan core drilled 28 hari adalah 26,80 MPa, dimana nilai kuat tekan minimum 22,64 MPa dan nilai kuat tekan maksimum 30,39 MPa. Perbandingan kuat tekan core drilled dengan kuat tekan kubus yang sudah dikonversi maka didapat nilai rasio rata – rata sebesar 78,4%. Sedangkan perbandingan antara kuat tekan core drilled dengan kuat tekan lentur yang sudah dikonversi didapat nilai konstanta rata – rata sebesar 0,77 MPa. Pada kegiatan Peningkatan Jalan Sungai Linau-Sumber Jaya Kabupaten Bengkalis, hasil perhitungan standar deviasi kuat tekan core drilled STA 0+000 s/d 1+997 adalah 10,75 MPa. Berdasarkan ukuran mutu pelaksanaan (SNI 03-2843-2000) maka Peningkatan Jalan Sungai Linau – Sumber Jaya Kabupaten Bengkalis nilai Standar Deviasi > 7,5 sehingga dapat dikatakan dalam kategori Buruk. Hal tersebut disebabkan karna hasil kuat tekan masing – masing sampel core drilled memiliki nilai yang bervariasi sehingga standar deviasi menjadi tinggi. Nilai kuat tekan beton yang beragam disebabkan oleh lokasi batching plant yang terlalu jauh dari lokasi pekerjaan, kurangnya pemadatan pada saat pengecoran, kurangnya perawatan beton dan kondisi cuaca yang berubah – ubah pada saat melakukan pengecoran.
No other version available