Text
Analisis Agroindustri dan Pemasaran Selai Nanas di Desa Kuala Alam Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis (Kasus Pada Kelompok Usaha Kuala Makmur)
Nadia Rahman Putri (194210032) Analisis Agroindustri dan Pemasaran Selai Nanas di Desa Kuala Alam Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis (kasus Pada Kelompok Usaha Kuala Makmur). Di bawah bimbingan bapak Prof. Dr. Ir Ujang Paman Ismail, M.Agr. Agroindustri selai nanas memiliki potensi yang dapat meningkatkan nilai tambah dan menghasilkan produk yang dapat di pasarkan sehingga dapat menambah pendapatan dan keuntungan dalam proses produksi. Teknologi yang digunakan dalam penelitian ini masih menggunakan teknik sederhana. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk 1. Menganalisis karakteristik pengusaha dan profil agroindustri selai nanas pada kelompok usaha Kuala Makmur Desa Kuala Alam. 2. Mengetahui penggunaan bahan baku, bahan penunjang dan teknologi produksi pada agroindustri selai nanas pada kelompok usaha Kuala Makmur Desa Kuala Alam. 3. Menganalisis biaya pendapatan, efisiensi usaha, dan nilai tambah agroindustri selai nanas pada kelompok usaha Kuala Makmur Desa Kuala Alam. 4. Menganalisis pemasaran selai nanas yang meliputi; lembaga dan saluran pemasaran, margin, efisiensi pemasaran dan agroindustri selai nanas di Desa Kuala Alam. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota kelompok usaha Kuala Makmur. Teknik penentuan responden secara sensus. Analisis data yang digunakan yaitu analisis Deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan nilai tambah menggunakan metode hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1. Karakteristik pengusaha selai nanas rata-rata berumur 41,2 tahun. Tingkat pendidikan 12 tahun. Pengalaman usaha 7,18 tahun. Jumlah tanggungan keluarga 2 jiwa. 2. Bahan baku yang digunakan di peroleh dari perkebunan sendiri dan bahan penunjang yang digunakan berasal dari Bengkalis. Teknologi yang digunakan yaitu teknologi tradisional, tenaga kerja dalam pengolahan selai nanas TKLK 10 orang tenaga kerja. 3. Rata-rata biaya produksi selai nanas yaitu Rp 592.083/proses produksi. Nilai tambah pada selai nanas ini yaitu Rp 93.189. 4. Fungsi pemasaran yang dilakukan ada 7 fungsi pemasaran yaitu, penjualan, pembelian, pengangkutan, penyimpanan, pengemasan, penanggung jawab resiko, dan informasi pasar. Biaya pemasaran yang besar berada pada saluran dua sebesar 8.200. Keuntungan pemasaran yang besar berada pada saluran II Rp 48.432. Margin pemasaran saluran II Rp 35.000 efisiensi paling menguntungkan pada saluran II yaitu 4.1%.
No other version available