Text
PENGARUH POC JEROAN IKAN PATIN DAN BIOSAKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (Glycine max. (L) Merril) VARIETAS WILIS
Penelitian dengan judul “Pengaruh POC Jeroan Ikan Patin dan Biosaka terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max L. Merrill) Varietas Wilis”. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Pekanbaru, dari bulan Januari sampai April 2025. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan utama POC Jeroan Ikan Patin dan Biosaka terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kedelai Varietas Wilis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) secara faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama POC jeroan ikan patin (P) dengan 5 taraf perlakuan yaitu 0, 25, 50, 75, 100 ml/l dan Faktor kedua adalah biosaka dengan 4 taraf perlakuan yaitu 0, 3, 6, 9 ml/l. Percobaan ini terdiri dari 20 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan terdiri dari 3 kali ulangan, sehingga terdapat 60 satuan percobaan. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, umur panen, kadar klorofil daun, jumlah polong per tanaman, berat biji kering per tanaman, dan berat 100 biji kering. Data pengamatan dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pengaruh interaksi POC jeroan ikan patin dan biosaka tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Pengaruh utama POC jeroan ikan patin dan pengaruh utama biosaka nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, umur panen, kadar klorofil daun, jumlah polong per tanaman, berat biji kering per tanaman, dan berat 100 biji kering. perlakuan terbaik POC jeroan ikan patin yaitu 100 ml/l. Perlakuan terbaik Biosaka yaitu 9 ml/l.
No other version available