Text
PENGARUH PROPERTIS DAN JENIS PASIR DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Hal yang mendasari penelitian ini adalah pentingnya pemanfaatan material lokal untuk mendukung
pembangunan infrastruktur yang efisien dan berkualitas, mengingat agregat halus (pasir) merupakan komponen
utama dalam campuran beton yang sangat mempengaruhi mutu dan kekuatannya sedangkan tujuan dari
penelitian adalah untuk melakukan analisa pengaruh propertis dan jenis pasir dari tiga wilayah yang terdapat di
Provinsi Kepulauan Riau, yaitu Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, dan Kota Batam, terhadap kuat tekan
beton. Penelitian dilakukan dengan membuat benda uji di Laboratorium Bahan Konstruksi dan Peralatan Dinas
Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan Provinsi Kepulauan Riau. Sampel beton dibuat dengan
mutu rencana Fc’ 36 MPa menggunakan semen OPC merek Tiga Roda, agregat kasar batu pecah dari Bintan,
dan pasir dari tiga sumber quarry. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari menggunakan
benda uji silinder standar. Hasil pengujian Propertis pada agregat kasar dan agregat halus dari sampel quary
Batam, Bintan dan Karimun memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kuat tekan beton. Dari hasil uji
lolos saringan #200 kadar lumpur tertinggi pada pasir Batam sebesar 7.82 % dan harus dilakukan pencucian
sebelum pasir digunakan. Dari hasil pengujian Kuat tekan beton, kuat tekan beton karakteristik tertinggi
diperoleh pada pengujian sampel benda uji Karimun. yaitu 46.20 Mpa, untuk kuat tekan karakteristik benda uji
menggunakan pasir dari Bintan sebesar 45.44 Mpa, dan pengujian kuat tekan beton karakteristik benda uji
menggunakan pasir Batam sebesar 41,13 Mpa. Pembuatan sampel benda uji Pasir dari Karimun dan Batam
masih dapat digunakan dengan beberapa perlakuan tambahan seperti pencucian atau pengayakan untuk
meningkatkan kualitasnya
No other version available