Text
Personal Branding Anggota DPRD Perempuan Nalladia Ayu Rokan Pada Platform Tiktok
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi personal branding yang dilakukan oleh calon legislatif (caleg) perempuan dari Partai Golkar, Nalladia Ayu Rokan, melalui platform media sosial TikTok. Di era digital saat ini, media sosial menjadi alat strategis dalam membentuk citra dan kepercayaan publik terhadap tokoh politik, termasuk politisi perempuan. TikTok sebagai platform berbasis video pendek, memiliki daya tarik tinggi di kalangan masyarakat, terutama generasi muda, sehingga pemanfaatannya dalam komunikasi politik menjadi semakin signifikan. Nalladia Ayu Rokan memanfaatkan TikTok untuk membangun citra dirinya sebagai pemimpin muda yang aktif, peduli terhadap masyarakat, dan konsisten menyuarakan nilai-nilai sosial dan politik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif , serta teori personal branding dari Peter Montoya yang digunakan pada penelitian ini yaitu kepemimpinan, personality values, perbedaan, dan promise. Data diperoleh melalui dokumentasi unggahan TikTok Nalladia Ayu Rokan selama masa kampanye serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nalladia berhasil memanfaatkan elemen visual dan naratif di TikTok untuk memperkuat identitas politiknya sebagai caleg perempuan muda yang "hadir dan bermanfaat". Ia menampilkan gaya komunikasi yang autentik, dekat dengan masyarakat, serta responsif terhadap isu-isu lokal. Konten yang ia tampilkan memperlihatkan konsistensi pesan, kesadaran audiens, serta citra yang positif dan profesional. Dengan strategi yang tepat, Nalladia mampu memperluas jangkauan pesan politiknya dan membentuk keterhubungan emosional dengan audiens digital, yang menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan politik di era media baru.
No other version available