Text
Inovasi Pelayanan Publik Melalui Aplikasi Haji Pintar Di Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru
Inovasi adalah sebuah ide, praktik, atau objek yang dianggap baru oleh individu (satu unit) tertentu dan diadopsi oleh lainnya. Sebagai Inovasi pelayanan aplikasi Haji Pintar memberikan kemudahan pelayanan sejak 2016 namun tetap memiliki kendala. penelitian ini bertujuan mengetahui Inovasi Pelayanan publik melalui aplikasi haji pintar di kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, beserta faktor penghambatnya. Permasalahan penelitian ini yaitu kurangnya sosialisasi, terkendala minimnya pengetahuan ataupun kemampuan masyarakat menggunakan teknologi digital, masyarakat lebih memilih pelayanan secara manual. Tipe penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, berupaya menganalisis kehidupan sosial dengan menggambarkan dunia sosial dari sudut pandang atau interpretasi individu (informan) dalam latar alamiyah. Data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka. Sehingga dengan demikian dapat diperoleh penjelasan dan gambaran atas topik penelitian yang sesuai dengan judul penelitian. Penulisan ini terdiri dari data primer yaitu penelitian berupa wawancara observasi dokumentasi dan data sekunder yang diperoleh yaitu dengan hasil wawancara dalam penelitian. Kesimpulan penelitian ini inovasi pelayanan publik melalui aplikasi Haji Pintar di Kementerian Agama Kota Pekanbaru belum optimal, karena kurangnya sosialisasi dan masih rendahnya pemahaman masyarakat, terutama lansia, dalam menggunakan teknologi digital. Saran penulis Diperlukan peningkatan sosialisasi, edukasi melalui media digital, dukungan keluarga, serta kerja sama dengan pemerintah daerah untuk memperkuat akses digital agar aplikasi Haji Pintar dapat dimanfaatkan secara luas, inklusif, dan berkelanjutan oleh seluruh masyarakat.
No other version available