Text
Pengaruh Abu Sekam Padi Dan Cangkang Telur Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Bekas Tanah Rawa (Swamp land)
Penelitian dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharuddin Nasution Km 11, No. 113. Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan selama Lima Bulan terhitung dari bulan November 2024 sampai Maret 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Tanah Rawa (Swamp land). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah Abu Sekam Padi dengan 4 taraf perlakuan yaitu 0, 67,5, 135 dan 202,5 g/polybag. Faktor kedua adalah Cangkang Telur dengan 4 taraf perlakuan yaitu 0, 13,5; 27 dan 40,5 g/polybag. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, laju asimilasi bersih, laju pertumbuhan relatif, jumlah daun, umur panen, jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun, berat kering umbi per rumpun. Data pengamatan dianalisis dengan statistik dan dilakukan dengan Uji Lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan secara interaksi Abu Sekam Padi dan Cangkang Telur berpengaruh nyata terhadap parameter laju asimilasi bersih, laju pertumbuhan relatif dan jumlah umbi per rumpun Perlakuan terbaik adalah kombinasi Abu Sekam Padi 202,5 g/polybag dan Cangkang Telur 40,5 g/polybag. Perlakuan utama Abu Sekam Padi berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik yaitu 202,5 g/polybag. Perlakuan utama Cangkang Telur berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan Perlakuan terbaik yaitu 40,5 g/polybag
No other version available